Cari Blog Ini

Sabtu, 22 Oktober 2011

Autopilot "mode Off"

Hidup dalam rutinitas dan melewati hari demi hari tanpa makna tentunya sangat membosankan. Sadarkah kita, seberapa sering kita menemukan diri kita melalui seharian hidup dengan sistem "autopilot" ? Telusuri si raja sok tahu google dan dia akan membangkitkan syaraf virtual
anda pada sebuah realitas sistem mekanikal, elektrikal, atau hidrolik yang memandu sebuah kendaraan tanpa campur tangan dari manusia. Mungkin anda akan membayangkan sebuah pilot otomatis yang dihubungkan dengan pesawat, atau pilot otomatis yang juga digunakan di kapal laut dengan istilah yang sama. Sistem pilot otomatis dirancang untuk menjalankan beberapa tugas pilot yang membutuhkan perhatian terus menerus agar penerbangan yang dipandunya sampai tujuan dengan selamat. Bilamana suatu penerbangan berlangsung selama beberapa jam, sudah dapat dipastikan hal ini mengakibatkan kelelahan pada sang pilot maupun awak pesawat yang membantunya.

Mekanisme yang serupa tampaknya sudah menjadi bagian hidup kita sekarang. Menjalani hidup bak mengendarai kendaraan yang dilengkapi sistem otomatis, sebuah mekanisme kerja canggih ciptaan manusia - manusia penganut budaya global yang membuat kita terlena. Kita biasanya tidak sadar bagaimana kita menghabiskan hari, melewati item demi item pada checklist agenda kerja kita, sampai suatu waktu kita sadar menemukan diri yang sedang terlelap tidur pada waktu di akhir perjalanan hari, tanpa mampu mengingat bagaimana kita menghabiskan 10-12 jam sebelumnya. Melakukan hal-hal autopilot tidak selalu buruk, hanya saja kebanyakan dari kita melakukan ini dari waktu ke waktu. Kadang-kadang menempatkan diri kita pada sistem autopilot banyak membantu tercapainya maksud kita. Sistem auto pilot dapat membantu kita melalui saat - saat yang tidak menarik, kegiatan hafalan, atau membantu kita untuk tetap disiplin berpegang pada jadwal olahraga yang teratur seperti berjalan, berenang atau bersepeda.

Namun, sistem autopilot sangatlah tidak menguntungkan bila kita membiarkan pemicu emosi kita seperti kemarahan, frustrasi, stres, atau keyakinan kita - yang secara tidak kita sadari sudah kita biasakan untuk menjadi tombol yang mendorong kita ke dalam situasi autopilot mode "on". Jika kita kebetulan memiliki banyak pemicu, kita bisa menghabiskan sepanjang waktu hidup kita dengan autopilot, layaknya titian jalan seekor semut yang selalu berada pada garis yang menghubungkan inderanya pada sebuah sarang semut. Kita bisa menghabiskan waktu hanya untuk melakukan hal berikutnya yang harus kita lakukan, tanpa berpikir atau pertimbangan, atau untuk memperoleh kenikmatan dari apa yang sedang kita lakukan. Siapapun yang mengalami hal ini akan merasakan suatu "keberadaan" yang membosankan. Padahal kita bisa menghindari keadaan tersebut sehingga tidak jatuh ke dalam perangkap kendali mesin "matrix" yang selalu menghalangi kita untuk dapat belajar bagaimana untuk "hidup lebih sadar".

Saudaraku, hidup secara sadar tidak memerlukan upaya untuk membuat perubahan yang ekstrim; kita hanya membutuhkan perubahan kecil yang membawa Anda "kembali ke saat ini". Sebagai contoh, beberapa kali sepanjang hari, Anda mungkin berhenti pada satu titik dimana terletak sesuatu yang Anda lakukan untuk mengambil rincian makna dalam lingkungan di sekitar Anda dan segala sesuatu yang terjadi di sekitar Anda. Nyalakan makna - makna yang anda peroleh itu ke dalam tubuh Anda ... perhatikan indera - indera Anda untuk melihat apa yang indera - indera Anda ambil. Anda mungkin akan terkejut oleh hal-hal yang Anda perhatikan, seperti suara burung yang keluar atau uap yang naik dari kopi atau teh yang anda minum. Pandangan realitas ini adalah hal-hal kecil yang akan membawa Anda ke dalam "situasi saat ini" dan mencerahkan hari - hari Anda.

Jika Anda ingin hidup pada saat - saat yang indah itu, Anda juga akan ingin menjadi pembelajar seumur hidup. Itu tidak selalu berarti Anda harus kembali ke sekolah. Ini juga dapat berarti menyisihkan sebagian waktu untuk mempelajari sesuatu yang Anda tidak tahu, untuk mendapatkan sebuah keterampilan baru atau untuk mengeksplorasi kepentingan Anda yang tidak pernah Anda luangkan waktu untuk menyelidiki hal - hal yang dinilai penting itu. Bahkan Anda dapat dengan mudah menemukan diri Anda dengan mengembangkan kepentingan baru yang akan membuat "hidup di saat ini" lebih memuaskan.

Cara lain yang baik untuk membantu mempertahankan "hidup di saat ini" adalah menjadi lebih dan lebih sadar terhadap alunan napas Anda. Nafas adalah inti dari kehidupan dan cukup dengan menarik napas, kita diberikan kemampuan yang luar biasa karena kita tidak harus berpikir secara sadar untuk melakukan hal ini. Tapi ketika kita menjadi sadar akan napas kita - bagaimana rasanya untuk bernapas kemudian mengeluarkannya, bagaimana tubuh kita merespon dengan perasaan relaksasi, mencuci udara dengan oksigen melalui sistem pernafasan dalam tubuh kita, kita akan menemukan diri "yang sadar keberadaan saat ini" - di mana kita mungkin akan merasakan stress yang berkurang dan mendapatkan kepuasan yang berlebih.

Hidup secara sadar membawa kita hidup, jauh lebih menarik dan penuh dengan kebahagiaan. Saya berharap Anda akan mempertimbangkan saran saya dan mencobanya pada kesempatan berikutnya di saat Anda merasa diri Anda berada pada keadaan autopilot "mode on".Setel auto pilot anda pada "mode Off" hingga alam sekitar akan membantu Anda untuk membawa kembali memori Anda ke masa kini, ke suatu masa yang akan mengingatkan Anda tentang siapa sebenarnya diri Anda. Jati Diri Anda yang Sejati.