Cari Blog Ini

Rabu, 04 November 2015

Merubah Keyakinan Inti menjadi Kunci Sukses Hidup

Di dunia yang serba tidak pasti ini, banyak orang mencari inspirasi hidup sukses untuk melengkapi keyakinan diri dalam rangka menghadapi masa depannya. Keyakinan merupakan bagian halus yang diam – diam membangun sebuah kepercayaan seperti butiran salju yang bilamana terakumulasi dengan kepercayaan – kepercayaan lainnya membuat bola salju keyakinan yang besar dan kuat. Dalam hidup kita, sebagian besar waktu terpakai oleh pola – pola perilaku yang dipandu oleh keyakinan dalam pekerjaan yang kita lakukan, agama, kesetiaan kepada keluarga, bangsa dan segala macam nilai-nilai lain yang kita yakini. Ketika keyakinan mulai berkuasa dan mengendalikan hidup
kita, maka terjadilah proses auto-pilot yang menyebabkan pola – pola perilaku yang sebagian besar tidak kita rencanakan dan tidak kita sadari. Banyak dari perilaku kekerasan atau kegilaan di dunia ini selalu terkait dengan keyakinan yang fanatik, dipegang teguh tanpa toleransi yang sebenarnya memenjarakan orang-orang yang terjebak dalam keyakinan mereka. Inilah salah satu hal mendasar yang menjadi akar permasalahan dalam sebagian besar kasus – kasus tribalisme, radikalisme, fundamentalisme agama yang terangkum dalam pola fikir konfrontatif dan menyebabkan konflik – konflik dalam interaksi sosial maupun pengertian konsep diri.

Dalam aspek keyakinan ini, banyak diantara kita yang telah kehilangan pandangan terhadap dua hal. Pertama, diri kita tercipta untuk mengendalikan keyakinan yang kita miliki, bukan sebaliknya. Kedua, ada tombol saklar dalam diri kita yang dapat menciptakan keyakinan baru untuk menciptakan realitas yang baru pula pada saat yang bersamaan. Kuasa untuk mengendalikan dan saklar diri itulah yang akan membentuk konsep diri yang dapat menjelaskan alasan suatu kasus ketika musuh berubah menjadi sekutu, ketika frustrasi berubah menjadi kesenangan, ketika korban menjadi penguasa yang arogan. Saat itu merupakan penanda aktivasi saklar diri dan terjadinya pergeseran realitas.

Keyakinan yang paling kuat adalah segala sesuatu yang saya sebut keyakinan inti, karena hal tersebut memberitahu kita tentang siapa Diri Kita. Jika seseorang sangat percaya "Aku sukses" dan orang lain percaya "Saya dicintai," buah dari keyakinan inti ini akan sangat berbeda. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memegang keyakinan inti yang positif dan mengaktifkannya dalam kehidupan sehari-hari yang kita jalani. Semakin Kita mengaktifkan keyakinan inti, realitas kehidupan yang kita jalani menjadi lebih dinamis dan mudah beradaptasi.

Ada empat keyakinan inti yang membuat perbedaan besar bagi seseorang ketika merumuskan konsep dirinya:

Cinta
Harga Diri
Merasa aman dan selamat
Merasa Utuh

Apapun prinsip hidup yang dimiliki setiap orang, selalu ada keyakinan tentang keempat hal ini dalam hatinya, dan keyakinan ini tidak selalu sederhana. Seluruh hidup Kita telah membentuk keyakinan inti yang masih Kita pegang teguh sampai dengan saat ini, sementara pada saat yang sama keyakinan inti telah membentuk seluruh hidup yang Kita jalani. Dari satu contoh tentang aspek cinta saja, ada banyak keyakinan inti yang mungkin dikembangkan seseorang dalam hidupnya, secara positif maupun negatif.

Keyakinan negatif:
Cinta hanya melemahkan saya.
Tidak ada Cinta yang tulus.
Cinta hanyalah awal dari kebencian.
Tidak ada seorang pun yang mencintai saya.
Cinta itu egois, hanya pembungkus nafsu belaka
Jatuh cinta adalah khayalan, semacam kegilaan romantis.

Keyakinan positif:
Cinta menjadi sumber kekuatan saya.
Cinta itu tanpa pamrih layak dan saya juga ingin memberinya tanpa syarat.
Cinta adalah abadi dan benar – benar melenyapkan kebencian
Banyak orang yang mencintai saya
Kesadaran itu sendiri mengandung kekuatan cinta.
Manusia mampu memiliki cinta sejati menuju derajat yang lebih tinggi.

Sebagaimana yang Kita lihat, seseorang yang memegang nilai keyakinan cinta pada contoh yang kedua akan lebih bahagia dan lebih puas daripada seseorang yang memegang contoh nilai – nilai yang pertama. Bilamana Kita diberikan pilihan dari dua perangkat nilai tersebut, kebanyakan orang yang membaca kata-kata inspiratif tentang cinta akan memiliki respon yang berbeda, “ya, indah juga” atau “kata-katanya bagus juga”. Kehidupan pribadi mereka telah membawa fikirannya dalam mind set yang terbentuk dari campuran pengalaman tentang cinta, tidak semuanya positif atau negatif. Namun, keyakinan inti tentang cinta ini bukanlah sebuah kotak pendapat, yang bisa Kita ambil keluar dari dalam diri kita kemudian memeriksa kesesuaiannya jika Kita punya waktu untuk membongkarnya. Perangkat keyakinan inti merupakan sebuah microchip yang dibenamkan dalam lapisan syaraf – syaraf otak yang merangsang fikiran kita. Dalam microchip inilah terdapat kode – kode untuk mengaktifkan pola fikir melalui pesan – pesan dari alam bawah sadar.

Pesan - pesan yang dipancarkan oleh microchip ini tidak akan berubah kecuali jika Kita membawa kesadaran diri untuk mengubahnya. Layaknya sebuah program auto pilot, microchip ini dibiarkan sendiri, melakukan tugas mekanis yang sama berulang-ulang. Oleh karena itu, bilamana seorang gadis muda percaya "Aku tidak layak dicintai" dirinya akan tumbuh menjadi seorang wanita dewasa yang berpikir dalam keyakinan yang sama, karena di tahun-tahun pengembaraan hidupnya, microchip ini selalu berbunyi, mengirimkan pesan yang sama, dan akhirnya pribadi gadis tersebut dalam kenyataannya akan sesuai dengan keyakinan negatif, yang dalam hal ini adalah tentang harga diri serta cinta.

Jika Kita ingin merubah hidup di lapisan keyakinan inti yang paling mendalam, kesadaran adalah saudara Kita yang paling dekat. Salah satu cara yang berguna untuk mulai mengubah keyakinan inti yaitu dengan memvisualisasikannya dalam tulisan. Bayangkan salah satu dari empat aspek keyakinan inti: cinta, harga diri, merasa selamat dan aman serta merasa utuh. Duduklah dengan selembar kertas dan buatlah dua judul, "keyakinan positif saya" dan "keyakinan negatif saya." Tuliskan dalam daftar semua keyakinan yang Kita pegang di sekitar topik yang satu ini, seperti cinta. Jangan membatasi diri. Tuliskan semua keyakinan yang datang ke pikiran Kita.

Satu waktu, kembali ke daftar yang Kita buat, setidaknya dua kali di minggu berikutnya. Tambahkan ke sisi negatif dan positif tentang gagasan - gagasan yang terus Kita fikirkan - Kita akan menemukan bahwa kepercayaan yang lebih dalam akan mengambil waktu lebih banyak untuk muncul ke permukaan. Saat daftar Kita selesai, duduk kembali dan nilailah daftar yang Kita buat. Dari setiap gagasan yang Kita percayai, nilailah masing-masing keyakinan dengan tanda : K = keyakinan yang kuat, L = keyakinan yang lemah R = keyakinan yang tidak pasti atau tidak yakin. Langkah – langkah ini merupakan isyarat bahwa Kita sedang memetakan wilayah dari sistem kepercayaan inti, yang sangat berguna bagi diri Kita. Karena hal ini merupakan komunikasi pribadi Kita dengan diri sendiri, jangan malu untuk meletakkan keyakinan yang Kita anggap salah atau tidak dapat diterima - ini adalah waktu Kita untuk mengambil alih kendali atas semua keyakinan Kita.

Tahap berikutnya, sekaranglah saat untuk memulai untuk mendorong perubahan. Ambil satu keyakinan negatif yang kuat dan satu keyakinan positif yang kuat. Sebagai contoh, keyakinan negatif yang mungkin "Aku hanya akan mendapatkan cinta dari beberapa orang" dan keyakinan positif "Cinta mampu menyembuhkan." Tugas Kita adalah untuk mengurangi keyakinan negatif dan memperkuat keyakinan positif. Langkah ini semacam pelatihan otak, dimana Kita berada dalam jalur baru dari pikiran dan perasaan yang terdalam. Jadi dalam kasus dua keyakinan ini, langkah-langkah apa yang dapat Kita ambil?

"Saya hanya akan mendapatkan cinta dari beberapa orang"

Untuk meminimalkan keyakinan ini, Kita perlu merasa lebih aman tentang cinta di luar lingkaran erat keluarga dan teman-teman Kita. Katakan pada diri sendiri bahwa ini adalah mungkin. Hanya karena beberapa orang mencintaimu sekarang bukan berarti bahwa tidak akan lebih banyak orang yang hanya mencintai Kita jika Kita memberikan cinta pada mereka. Mulai dari tempat - tempat yang Kita rasa aman, seperti bekerja di tempat penampungan atau membantu anak-anak kurang mampu - suatu kegiatan dimana Kita dapat melihat ekspresi cinta, yaitu tanggapan yang segera dari apresiasi dan rasa syukur. Secara umum, berkumpullah bersama orang-orang yang mencintai - mereka ada di sekitar Kita. Mereka mungkin sangat mencintai pekerjaan mereka, misi mereka, visi hidup mereka, berinteraksi dengan orang lain atau menikmati keindahan alam. Ada cara yang tak terbatas bagi cinta untuk mengekspresikan dirinya sendiri, dan ketika Kita terlibat dengan mereka, Kita menjadi bagian dari cinta ini.

"Cinta mampu menyembuhkan"

Untuk mengaktifkan keyakinan ini dan membuatnya berkembang, ada dua arah yang bisa kita lalui : menyembuhkan diri sendiri atau menyembuhkan orang lain. Masing – masing arah saling terhubung, dan sangatlah bagus bagi Kita untuk berfokus pada kedua arah tersebut pada saat Kita tumbuh dan berkembang. Namun perlu kita sadari bahwa Kita hanya bisa memberikan cinta yang Kita rasakan, sehingga sebagian besar orang akan mengarahkan fokus awalnya pada penyembuhan diri. Proyek ini dimulai dengan perawatan diri, mengungkapkan cinta untuk diri sendiri dengan mengadopsi pilihan gaya hidup - diet, olahraga, pola tidur dan manajemen stres - yang meningkatkan rasa sejahtera dalam keberadaan diri Kita. Segala sesuatu yang Kita lakukan untuk merawat tubuh dan pikiran adalah bentuk penyembuhan diri berdasarkan gagasan mencintai diri sendiri. Berikutnya kasih sayang datang sendiri, yang berarti menjadi lebih baik dan lebih pemaaf bagi diri sendiri. Kemudian akan datang pemurnian diri, yaitu proses membersihkan residu beracun dari masa lalu, luka lama, kenangan buruk dan penghibur diri yang telah usang. Akhirnya datanglah persekutuan dengan diri yang lebih tinggi dari Kita, yang selalu menjadi sumber penyembuhan dan cinta pada saat yang sama.

Dalam tulisan ini, Kita hanya melihat dua keping kepercayaan dari sekian banyak keyakinan yang Kita miliki, namun proses yang kita ikuti untuk merubahnya secara umum adalah sama untuk setiap perubahan keyakinan yang Kita inginkan, positif atau negatif. Secara sadar Kita mengurangi input negatif dan secara sadar pula Kita meningkatkan masukan yang positif. Menyusun program dalam proses ini akan menjamin hidup Kita selalu dinamis, karena tidak ada yang menciptakan perubahan dan transformasi selain memperoleh kendali atas keyakinan inti yang ada pada lapisan terdalam diri Kita. Ketika mereka berkembang, begitu juga Kita, bergerak maju pada perjalanan yang tak pernah berakhir yang didasarkan pada keyakinan terdalam tentang siapa diri Kita yang sebenarnya.

Diterjemahkan secara bebas dari Deepak Chopra, MD. https://www.linkedin.com/pulse/your-beliefs-can-change-life-deepak-chopra-md-official-